Kamis, 12 April 2012

Cerpen Sedih: Pedih Yang Tak Pernah Usai

Pedih Yang Tak Pernah Usai
Cerpen Sedih oleh Maya Winandra Nova

Jika aku boleh berteriak di tengah malam, maka akan ku teriakan seluruh suara yang terkumpul untuk melepas apa yang aku rasakan sungguh menyiksa, tetapi itu tak mungkin bisa aku lakukan karena begitu menentang kelamnya malam. Kadang ku berpikir hidup tak adil tuk ku jalani, teringat masa di saat ku harus jatuh dan jatuh lagi dan aku

Tidak ada komentar:

Posting Komentar